Implikasi ‘Urf, Istihsan, dan Sadd Dzara’i serta Pengaruhnya terhadap Siyasah Syar’iyyah

Authors

Keywords:

‘Urf, Istihsan, Sadd Dzara’i, Siyasah Syar’iyyah

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implikasi konsep ‘urf, istihsan, dan sadd dzara’i dalam konteks siyasah syar’iyyah serta pengaruhnya terhadap kebijakan publik dalam masyarakat Islam secara global. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur kualitatif dengan pendekatan konseptual dan komparatif terhadap sumber-sumber ushul fiqh, fiqh kontemporer, dan praktik hukum Islam di berbagai negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga konsep memiliki orientasi dan fungsi yang berbeda namun saling melengkapi: ‘urf menekankan pengakuan kebiasaan masyarakat yang selaras dengan syariat, istihsan menekankan pemilihan hukum yang lebih maslahat dibanding qiyas lahiriah, dan sadd dzara’i berfungsi menutup jalan menuju kemudharatan. Dalam praktik siyasah syar’iyyah, penerapan ketiga prinsip ini telah terlihat sejak masa Khulafā’ al-Rāsyidīn, seperti dalam penyesuaian administrasi negara, pengaturan diyat, dan kebijakan sosial. Dalam konteks kontemporer, konsep-konsep ini tetap relevan dalam pengaturan kontrak ekonomi, pendidikan, dan kebijakan publik. Penelitian ini menegaskan bahwa fleksibilitas hukum Islam memungkinkan adaptasi terhadap dinamika sosial, ekonomi, dan politik tanpa mengabaikan prinsip syariat, serta memperkuat relevansi siyasah syar’iyyah dalam mewujudkan kebijakan yang adil, preventif, dan berorientasi kemaslahatan.

References

Al-Namlah, A. al-K. ibn ‘Alī ibn M. (1999). Al-Muhadzab fī ‘Ilm Uṣūl al-Fiqh al-Muqārān (1st ed.). Maktabah Al-Rusyd.

Al-Qaradhawi, Y. (2019). Pengantar Politik Islam (Fuad Syaifuddin Nur (Penerjemah) & Nurkholis Ridwan (Penyunting) (eds.); 1st ed.). Pustaka Al-Kautsar.

Al-Sulami, ‘Iyāḍ bin Nāmi. (2005). Uṣūl al-Fiqh alladhī lā yas‘u al-faqīh jahluhu (1st ed.). Dār al-Tadmuriyyah.

Al-Tūnisī, M. al-T. ibn M. ibn M. al-T. ibn ‘Āshūr. (2004). Maqāṣid al-Syarī‘ah al-Islāmiyyah (M. al-H. ibn Al-Khūjah (ed.)). Wizārat al-Awqāf wa al-Shu’ūn al-Islāmiyyah.

Al-Zuḥaylī, M. M. (2006). Al-Wajīz fī Uṣūl al-Fiqh al-Islāmī (2nd ed.). Dār al-Khayr li al-Ṭibā‘ah wa al-Nashr wa al-Tawzī‘.

Alfarisi, D., & Irhamuddin, I. (2024). Urgensi Pedekatan Sadd Żarī‘Ah Dalam Pengambilan Putusan Hukum Islam. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(6), 4050–4063. https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/16143

AlFatih, L., Khadiah, K., & Sari, W. S. (2026). The Dynamics of Ushul Fiqh in the Formulation of Contemporary Islamic Law: An Analysis of Istihsan, Maslahah Mursalah, ’Urf, and Sadd al-Zari’ah. TOFEDU: The Future of Education Journal, 5(1), 30–42. https://doi.org/10.61445/tofedu.v5i1.1415

Anam, K., & Susantin, J. (2025). Pengaruh Globalisasi terhadap Hukum Peradilan Islam Perspektif Jasser Auda: maqosid al shari’ah kontemporer. Qanuni : Journal of Indonesian Islamic Family Law, 3(1), 59–75. https://doi.org/10.31102/qanuni.2025.3.01.59-75

Aripin, M. (2016). Eksistensi urf dalam kompilasi hukum Islam. AL-MAQASID: Jurnal Ilmu Kesyariahan Dan Keperdataan, 2(1), 207–219.

Athief, F. H. N. (2019). Konsep ‘Urf Sebagai Variabel Produk Hukum. Suhuf, 31(1), 40–57. https://doi.org/10.23917/suhuf.v31i1.9004

Hidayat, A. D., Mulyadi, Gozaly, A. Y., & Firmansyah, R. (2023). Al-‘Urf Solusi Islam Dalam Menghadapi Kemajemukan Dari Masa Ke Masa. International Conference on Islamic Studies (ICoIS), 4(1), 19–43. https://doi.org/10.58223/icois.v4i1.219

Ibrahim, M. Y. (2013). Fiqh al‑Nawāzil lil‑Aqallīyāt al‑Muslimah: Taʾsīlan wa Tatbīqan (1st ed.). Dar Al-Yusr.

Maseelhi, A. F. bin M. (2022). Jāmi‘ al-Masā’il wa al-Qawā‘id fī ‘Ilm al-Uṣūl wa al-Maqāṣid (1st ed.). Dār al-Lu’lu’ah li al-Nashr wa al-Tawzī‘.

Maulida, M., Syabani, S. B., Sarhan, M. H., Fauzan, M., & Ananda, A. R. (2024). Sadd Al-Dzari’ah : Prinsip-Prinsip Pencegahan Dalam Hukum Islam. Jurnal Cendikia ISNU SU, 1(3), 221–226. https://doi.org/10.70826/jcisnu.v1i3.525

Pane, K., Syahnan, M., & Adly, M. A. (2025). Kontribusi Istihsan dan Maslahah Mursalah Terhadap Pengembangan Hukum Islam Yang Kontekstual dan Responsif. MUDABBIR Journal Research and Education Studies, 5(2), 4828–4838. https://doi.org/10.56832/mudabbir.v5i2.2517

Putri, D. (2020). Konsep Urf Sebagai Sumber Hukum Dalam Islam. El-Mashlahah, 10(2).

Safrijal. (2024). Penerapan Sadd Al-Dzari’ah Dalam Penetapan Regulasi Pemberlakuan Syariat Islam di Aceh. FATHIR: Jurnal Studi Islam, 1(3), 224–246.

Siregar, B., Asmuni, A., & Syahnan, M. (2024). Kedudukan Al-’Urf Sebagai Dalil Hukum. Al-Usrah: Jurnal Al Ahwal As Syakhsiyah, 12(1). https://jurnal.uinsu.ac.id/index.php/alusrah/article/view/23386

Downloads

Published

2026-08-23