Interreligious Tolerance and Social Harmony in the Gusdurian Network to Promote Peaceful
Keywords:
Interreligious, tolerance, social harmony, gusdurian, peacefulAbstract
Gusdurian Gresik Community is a community consisting of individuals who admire the thoughts, struggles, and humanitarian values of Abdurrahman Wahid (Gus Dur), while continuing to uphold his nine core values. The members of this community come from diverse backgrounds, including students, religious leaders, and individuals from various faiths. The community is not limited to Muslims, as non-Muslims are also actively involved, fostering mutual respect and tolerance despite differences in belief. Therefore, this study aims to examine the forms of interreligious tolerance practiced within the Gusdurian Gresik Community by employing a descriptive qualitative method through field research with a phenomenological approach. The study utilizes both primary and secondary data sources. Primary data were collected through structured interviews, participant observation, and documentation, while secondary data were obtained from books and scholarly articles relevant to the research focus. The data analysis process involved several stages, namely data reduction, data display, and conclusion drawing or verification. The findings indicate that forms of tolerance within the Gusdurian community include interfaith joint prayers, participation in discussions and commemorations of Islamic and Christian religious holidays, as well as the implementation of Islamic philanthropic activities.
References
Arikunto, S. (2014). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktek. Reneka Cipta. Armita, P. (2016). Undang-Undang Perlindungan Umat Beragama Dalam Perspektif NU. Millah Jurnal Studi Agama, XVI(2). https://doi.org/P-ISSN-1412-0992/EISSN-1527- 922X
Bahiyyah, K., & Nafis, U. (2020). Peran Komunitas Gusdurian Pasuruan Dalam Menanamkan Nilai-Nilai Multicultural Pada Masyarakat di Kabupaten Pasuruan. Journal Multicultural of Islamic Education, 1(2), 75–89. https://doi.org/p-ISSN (cetak) : 2598-506X/e-ISSN (online) : 2598-5957
Bakar, A. (2015). Konsep Toleransi dan Kebebasan Beragama. Media Ilmiah Komunikasi Umat Beragama, 7(2), 123–131. https://doi.org/ISSN-2086-0315/E-2404-1595 Budiyono. (2017). Memperkokoh Ideologi Negara Pancasila Melalui Bela Negara. Citizenship Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 5(1), 55–63. https://doi.org/https:e.journal.unipma.ac.id/index.php/citizenship
Djuniasih, E., & Kosasih, A. (2019). Application of Character of Religious Tolerance in Pluralist Communitiy of Cigugur Kuningan. Jurnal Pendidikan Karakter, IX(1). https://doi.org/https://doi.org/10.21831/jpk.v0i1.22987
Firdaus, A. (2018). Kontemplasi, 6(1), 9–25. https://doi.org/https://doi.org/10.21274/kontem.2018.6.1.119-131
JATIM, M. Khotbah di Pamekasan Diduga Fitnah Pendiri NU, Warga Geram dan Segel Masjid Usman bin Affan.
Lestari, J. (2020). Pluralisme Agama di Indonesia: Tantangan dan Peluang Bagi Keutuhan Bangsa. Al-Adyan: Journal of Religious Studies, 1(1), 29–38.
Madura, T. (2023). PCNU Pamekasan Tolak Kedatangan Hanan Attaki Isi Ceramah, Minta Aparat Tegas: Tahu Diri. https://jatim.tribunnews.com/2023/02/11/
Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revi). PT Remaja Rosdakarya.
Mumtazinur. (2017). Konflik Etnis Dayak dan Madura dalam Masalah Hutan Kalimantan : Perspektif Green Thought Mumtazinur. Jurnal Hukum Islam, Perundang-Undangan Dan Pranata Sosial, VII(2), 14–28. https://doi.org/P-ISSN 2088-9712/E-ISSN 977- 2580536
Munandar, S. A. (2012). Philantrophy Movement of the Gusdurian Network Among the Covid-19 Pandemic. Jurnal Bimas Islam, 1 (1). https://doi.org/ISSN-2657-1188 (obline)/ISSN-1978-9009 (print)
Nazmudin. (2017). Kerukunan dan Toleransi Antar Umat Beragama dalam Membangun Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Journal of Government and Civil Society, 1(1), 23–39. https://doi.org/P-ISSN 2579-4396/E-ISSN 2579-440X
Nisvilyah, L. (2013). Toleransi Antar Umat Beragama dalam Memperkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa (Studi Kasus Umat Islam dan Kristen Dusun Segaran Kecamatan Dlanggu Kabupaten Mojokerto). Kajian Moral dan Kewergenegaraan, 2(1).
NU Online. (2014). Ribuan Santri Pamekasan Demo Tolak Tokoh Wahabi. NU Online. https://www.nu.or.id/daerah/ribuan-santri-pamekasan-demo-tolak-tokoh-wahabi-Zbo2 Nurhadi. (2018). Pendidikan Teologi Lintas Agama dalam Meraih Keluarga Bahagia (Analisis Teori Islam, Kristen, Hindu, Budha dan Konghucu). AL-USWAH: Jurnal Riset dan Kajian Pendidikan Agama Islam, 1(2), 67–87. https://doi.org/10.24014/au.v1i2.5224
Ridwan, N. K. (2020). Ajaran-Ajaran Gus Dur, Syarah 9 Nilai Utama Gus Dur. Noktah. Rijaal, M. A. K. (2021). Fenomena Intoleransi Antar Umat Beragama Serta Peran Sosial Media Akun Instagram Jaringan Gusdurian Indonesia Dalam Menyampaikan Pesan Toleransi. Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam, 1(2), 101–114. https://doi.org/https://doi.org/10.54150/syiar.v1i2.41
Rohman, Y. F. (2020). Memaknai Kembali Pemikiran Gus Dur : Studi pada Komunitas Gusdurian Sunter Jakarta menguatnya identitas dan gerakan kelompok keagamaan . Faktanya , di menggambarkan wajah Islam yang dibutuhkan pada era kontemporer , menjunjung tinggi nilai-nilai universal. SANGKÉP: Jurnal Kajian Sosial Keagamaan, 3(2), 169–184.
Rusydi, I., & Zolehah, S. (2018). Makna Kerukunan Antar Umat Beragama Dalam Konteks Keislaman dan Keindonesian. Al- Afkar, Journal for Islamic Studies, 1(1). https://doi.org/10.5281/zenodo.1161580
Sari, K. Y., & Ma’ruf, A. (2021). The Implementation Of Gusdurian Pasuruan’s Ipk In Increasing Tolerance Value In Religious People In Sma Negeri 1 Purwosari, Pasuruan District. Mu’allim Jurnal Pendidikan Islam, 3(1). https://doi.org/P-ISSN (cetak) : 2655- 8939 E-ISSN/E-ISSN (online) : 2655-8912
Setiawan, A. T., & Setyowati, R. N. (2018). Implementasi Strategi Komunitas Gusdurian Surabaya Dalam Menanamkan Sikap Toleransi Antar Umat Beragama Pada Para Anggota Melalui Kelas Pemikiran Gus Dur. Kajian Moral Dan Kewarganegaraan, 6(2), 459–473.
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian: Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. ALFABETA cv. Sumbulah, U. (2015). Pluralism and Religious Harmony in Religious Elites Perspectives in Malang City. Journal of Social Science and Religion, 22(1), 230.
Susanti. (2020). Dinamika Konflik Antar Etnis Dayak dan Etnis Madura di Samalantan Kalimantan Barat. Internasional Journal of Demos, 2(1), 90–107. https://doi.org/https://issn.lipi.go.id/terbit/detail/1580134451
Taufani. (2018). Pemikiran Pluralisme Gusdur. Jurnal Dakwah Tabligh, 19(2), 198–217. https://doi.org/10.24252/jdt.v19i2.7475
Tianah, I., & Azizah, S. (2022). Strategi Pembelajaran dalam Membentuk Pemahaman Keberagaman : Studi Kasus pada Mata Kuliah Multikultural Program Studi Tadris IPS IAIN Madura. 4(1). https://doi.org/P-ISSN:2715-7555 E-ISSN:2716-1226










