Revitalisasi Pendidikan Islam Holistik di Era Society 5.0: Integrasi Adab, Moderasi, Digitalisasi, dan Ekoteologi

Authors

  • Kendar Sultoni STAI MUHAMMADIYAH TULUNGAGUNG

Abstract

Transformasi digital pada pendidikan Islam di era Society 5.0 membuka peluang untuk memperluas akses, meningkatkan kualitas layanan, dan memperkuat tata kelola pendidikan. Namun, digitalisasi juga menghadirkan persoalan kesenjangan akses, kompetensi digital pendidik, polarisasi informasi, serta tantangan ekologis. Artikel ini bertujuan merumuskan kerangka konseptual revitalisasi pendidikan Islam holistik melalui integrasi empat dimensi, yaitu filsafat adab, kurikulum moderat-inklusif, teknologi digital, dan ekoteologi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka integratif. Sumber yang dianalisis meliputi artikel jurnal ilmiah, dokumen kebijakan, dan laporan institusional yang relevan, terutama publikasi 2021–2026. Analisis dilakukan secara tematik-konseptual melalui identifikasi konsep, pengelompokan berdasarkan empat dimensi, perbandingan antarkajian, dan sintesis model. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknologi digital lebih tepat diposisikan sebagai instrumen transformasi daripada tujuan pendidikan. Filsafat adab berfungsi sebagai kompas etis; kurikulum moderat-inklusif sebagai orientasi pedagogis dan sosial; teknologi digital sebagai pengungkit akses, pembelajaran, dan tata kelola; sedangkan ekoteologi sebagai orientasi keberlanjutan. Sintesis keempat dimensi menghasilkan kerangka high-tech–high-touch yang menempatkan kapasitas teknologi dan relasi manusia sebagai unsur komplementer. Kontribusi artikel terletak pada penyusunan hubungan fungsional keempat dimensi tersebut dalam satu kerangka revitalisasi pendidikan Islam. Kerangka ini dapat menjadi dasar pengembangan kebijakan, kurikulum, tata kelola digital, dan program pendidikan ekologis, tetapi masih memerlukan pengujian empiris pada konteks madrasah dan pesantren yang berbeda.

Author Biography

  • Kendar Sultoni, STAI MUHAMMADIYAH TULUNGAGUNG

    Mahasiswa STAI Muhammadiyah Tulungagung, Program Studi Pendidikan Agama Islam

References

Hidayati, U. (2025). Integrated Total Quality Management Model from the Perspective of Islamic Education. Global Education Journal, 3(3), 65–76. https://doi.org/10.59525/gej.v3i3.1078

Huda, M. N., Zulkarnain, Ismail, S. N., & Muhammad, A. S. (2025). Pesantren Technology-Friendly: Enhancing Learning Effectiveness in The Modern Era. Nadwa: Jurnal Pendidikan Islam, 19(1), 1–22. https://doi.org/10.21580/nw.2025.19.1.26173

Kementerian Agama RI. (2022). Pengelolaan Data Pendidikan Kemenag 2022. Kementerian Agama Republik Indonesia. https://kemenag.go.id/nasional/kawal-percepatan-pengelolaan-data-pendidikan-itjen-kemenag-pantau-pengembangan-emis-40-5tf6g3

Kementerian Agama RI. (2024). EMIS 4.0: Gerbang Data Pendidikan Kementerian Agama. Kementerian Agama Republik Indonesia. https://kemenag.go.id/opini/emis-4-0-gerbang-data-pendidikan-kementerian-agama-rKxmf

Khusniyah, K. (2025). Digital Transformation of Pesantren in the VUCA Era: Learning Technological Adaptation from Pesantren. Journal of Pesantren and Diniyah Studies, 2(2), 87–100. https://doi.org/10.63245/jpds.v2i2.46

Muzayanah, U., Maknun, M. L., Noviani, N. L., Muawanah, S., & Zakiyah. (2025). Utilization of Digital Space in Strengthening Religious Moderation Education of Generation Z in Indonesia. Pertanika Journal of Social Sciences and Humanities, 33(2). https://doi.org/10.47836/pjssh.33.2.11

Nuha, M. U., & Mutaharoh, L. (2025). Ekoteologi Dan Pedagogi Pesantren Di Era Kecerdasan Buatan: Menanamkan Spiritualitas Ekologis Dalam Pendidikan Islam Berkelanjutan (Studi Kasus Pondok Pesantren Al-Baqoroh). 04.

Nuraeni, I. I., Susila, E. E., Adiningsih, N. U., Yogaswara, S. P., & Tio, L. (2025). Green Islamic education: Integrating eco-theological values into Islamic curriculum to address the global environmental crisis. At Turots: Jurnal Pendidikan Islam, 1335–1345. https://doi.org/10.51468/jpi.v7i2.1166

Rosidah, N., Soleha, H. A., Kamaliyah, L., Dahlia, M., & Ana, N. (2026). Ekoteologi dalam Pendidikan Islam: Membangun Kesadaran Spiritual dan Ekologis Peserta Didik. Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Dan Komunikasi, 6(2), 1024–1034. https://doi.org/10.67142/edutik.v6i2.364

Setiawan, A. I., Abidin, Y. Z., Rustandi, R., Sarbini, A., & Aziz, R. (2026). Transforming Religious Education Through Inclusivity: How Indonesian Pesantren Cultivate Moderate Islamic Values and Da’wah Practices. Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam, 9(1), 70–92. https://doi.org/10.31538/nzh.v9i1.406

Setiawan, M. R., Anirah, A., & Nasrul, N. (2026). The Direction of Islamic Education Transformation from the Perspective of Millennial Teachers. Attadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 9(1), 130–143. https://doi.org/10.54069/attadrib.v9i1.1203

Supriyanto. (2026). Addressing the Digital Divide in Madrasah: Strategies for Improving Infrastructure and Educator Competence Towards Learning Transformation. AMUYA Indonesian Journal Of Management Reviews, 2(1), 87–114. https://doi.org/10.61860/amuya.v2i1.67

UNESCO. (2023). Global Education Monitoring Report 2023: Technology in education: A tool on whose terms? (1 ed.). GEM Report UNESCO. https://doi.org/10.54676/UZQV8501

Downloads

Published

2026-08-01