Hubungan antara Kesepian dengan Binge-Watching pada Gen Z pengguna layanan streaming di Kota Bekasi
Keywords:
Binge-watching, Kesepian, Generasi Z, layanan streaming.Abstract
Meningkatnya penggunaan layanan streaming telah mengubah pola konsumsi media, khususnya pada Generasi Z, sehingga perilaku binge-watching menjadi semakin umum. Selain sebagai bentuk hiburan, binge-watching diduga dipengaruhi oleh faktor psikologis, salah satunya kesepian. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara kesepian dan binge-watching pada Generasi Z pengguna layanan streaming di Kota Bekasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sebanyak 100 partisipan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Variabel kesepian diukur menggunakan UCLA Loneliness Scale Version 3, sedangkan perilaku binge-watching diukur menggunakan Binge-Watching Engagement and Symptoms Questionnaire (BWESQ). Analisis data dilakukan menggunakan korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara kesepian dan binge-watching (rₛ = 0,357; p < 0,001). Semakin tinggi tingkat kesepian yang dialami individu, semakin tinggi pula kecenderungan melakukan binge-watching. Temuan ini menunjukkan bahwa binge-watching dapat berfungsi sebagai strategi koping sementara dalam menghadapi perasaan kesepian serta memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian mengenai perilaku konsumsi media digital pada Generasi Z.
References
Alfonsi, V. Musetti, A. (2022). ‘This is the last episode’ : the association between problematic binge-watching and loneliness , emotion regulation , and sleep-related factors in poor sleepers. Journal Of Sleep Research, 1–11. https://doi.org/10.1111/jsr.13747
APJII. (2024). Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia, Survei. APJII. https://survei.apjii.or.id/
Arfensia, D. S. (2024). Adaptasi Binge-Watching Engagement Scale Questionnaire (BWESQ) Dalam Bahasa Indonesia. Jurnal Penelitian Dan Pengukuran Psikologi, 13(02), 94–110. https://doi.org/https://doi.org/10.21009/JPPP.132.03
Clara, C. Tarumanagara, U. (2024). Hubungan Loneliness Dengan Self-Esteem Pada Wanita Dewasa Awal Yang Overweight. Afeksi: Jurnal Psikologi, 3(4), 289–302.
Flayelle, M. Billieux, J. (2019). Assessing binge-watching behaviors: Development and validation of the “Watching TV Series Motives” and “Binge-Watching Engagement and Symptoms” questionnaires. Asessing Binge-Watching Behaviors, 26–36. https://doi.org/10.1016/j.chb.2018.08.022
Flayelle, M. Vogele, C. (2020). Binge-watching: what do we know so far? A first systematic review of the evidence. Current Addiction Reports, 7, 44–60. https://doi.org/https://doi.org/10.1007/s40429- 020-00299-8
Gabbiadini, A. Mari, S. (2021). Loneliness , Escapism , and Identification With Media Characters : An Exploration of the Psychological Factors Underlying Binge-Watching Tendency. 12(December). https://doi.org/10.3389/fpsyg.2021.785970
Raza, S. H. Dao, L. (2021). Investigating Binge-Watching Adverse Mental Health Outcomes During Covid-19 Pandemic : Moderating Role of Screen Time for Web Series Using Online Streaming Investigating Binge-Watching Adverse Mental Health Outcomes During Covid-19 Pandemic : Moderating R. Psychology Research and Behavior Management ISSN:, 1578. https://doi.org/10.2147/PRBM.S328416
Russell, D. W. (1996). UCLA Loneliness Scale ( Version 3 ): Realibility, Validity, and Factor Structure. Journal of Personality Assessment, 66(1), 20–40.
Steiner, E., & Xu, K. (2018). Binge-watching motivates change : Uses and gratifications of streaming video viewers challenge traditional TV research. The International Journal of Research into New Media Technologies, 1–20. https://doi.org/10.1177/1354856517750365
Sun, J., & Chang, Y. (2021). Associations of Problematic Binge-Watching with Depression , Social Interaction Anxiety , and Loneliness. Int. J. Environ. Res. Public Health, 18, 1168. https://doi.org/https://doi.org/10.3390/ ijerph18031168
Winarko, H. B., & Susilo, D. (2024). Media consumption behaviours and health impacts of video-on-demand services in Indonesia. Jurnal Studi Komunikasi, 8(3), 521–532. https://doi.org/10.25139/jsk.v8i3.8663










