Pemberdayaan Kelompok Nelayan melalui Diversifikasi Produk Olahan Ikan dan Strategi Branding Digital di Kecamatan Ujungpangkah
Keywords:
diversifikasi produk, kelompok nelayan, pemberdayaan masyarakat, produk olahan ikanAbstract
Keterbatasan kemampuan dalam diversifikasi produk olahan ikan serta rendahnya pemanfaatan strategi branding digital menjadi kendala utama dalam meningkatkan daya saing usaha masyarakat. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kelompok nelayan melalui pelatihan diversifikasi produk olahan ikan dan pendampingan strategi branding digital. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang meliputi identifikasi kebutuhan mitra, sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Sasaran kegiatan adalah 25 anggota kelompok nelayan di Kecamatan Ujungpangkah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengolah hasil tangkapan menjadi produk bernilai tambah, seperti abon ikan, nugget ikan, bakso ikan, dan kerupuk ikan. Selain itu, peserta mampu menyusun identitas merek, mendesain kemasan produk, memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi, serta mengembangkan strategi pemasaran digital untuk memperluas jangkauan pasar. Program ini tidak hanya meningkatkan kapasitas teknis masyarakat, tetapi juga mendorong tumbuhnya kemandirian usaha dan daya saing produk olahan ikan. Dengan demikian, pemberdayaan melalui diversifikasi produk dan branding digital menjadi strategi yang efektif dalam meningkatkan nilai tambah hasil perikanan serta kesejahteraan kelompok nelayan di wilayah pesisir.kegiatan.
References
Anam, K., Hidayat, T., & Prasetyo, D. (2023). Pendampingan diversifikasi produk olahan ikan melalui pendekatan Participatory Learning and Action pada kelompok nelayan. BERNAS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 4(2), 1123–1131.
Atok, M., Widodo, S., & Pramono, H. (2023). Pemberdayaan masyarakat pesisir melalui inovasi produk hasil perikanan untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi. Sewagati: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 7(2), 165–174.
Dewi, R., Suryani, N., & Kusuma, A. (2025). Pendekatan Participatory Action Research dalam pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal. Jurnal Masyarakat Mandiri, 9(1), 85–97.
Fitriagustiani, S., Rahmawati, D., & Hidayat, A. (2023). Diversifikasi produk olahan hasil perikanan sebagai upaya peningkatan pendapatan masyarakat pesisir. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 8(3), 233–241.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing Management (15th ed.). Pearson Education.
Lahada, M., Yusuf, R., & Syarifuddin, A. (2025). Pemberdayaan kelompok nelayan melalui penguatan usaha berbasis potensi lokal. BERNAS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 6(1), 118–127.
Laily, N., Fadillah, R., & Wulandari, S. (2023). Penguatan branding produk UMKM melalui desain kemasan dan pemasaran digital. Karya: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 3(2), 144–152.
Saudi, M., Amiruddin, A., & Hasanuddin, H. (2025). Strategi pemberdayaan masyarakat pesisir berbasis inovasi usaha mikro. Jurnal Dedikasi Pengabdian, 5(1), 33–44.
Setiyoko, A., Nurhayati, S., & Kurniawan, R. (2022). Digital marketing sebagai strategi peningkatan daya saing UMKM di era ekonomi digital. Jurnal Agrokreatif, 8(3), 287–296.
Sofwan, M., Arifin, Z., & Rahman, F. (2025). Penguatan daya saing produk olahan ikan melalui inovasi kemasan dan branding digital. Panrita Abdi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 9(1), 74–86.
Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (3rd ed.). Alfabeta.
Tjiptono, F. (2020). Strategi Pemasaran: Prinsip dan Penerapan. Andi Offset.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.
Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. (2023). Laporan Kinerja Kementerian Kelautan dan Perikanan Tahun 2023. Kementerian Kelautan dan Perikanan.










