Doktrin Gereja dalam Perspektif Teologi Sistematika: Hakikat, Tugas, dan Penerapannya bagi Kehidupan Orang Percaya Masa Kini
Keywords:
doktrin gereja, ekklesiologi, tubuh Kristus, tugas gereja, teologi sistematikaAbstract
Gereja kerap dipahami sebatas bangunan atau organisasi keagamaan, sehingga keterlibatan jemaat dalam panggilannya menjadi kurang maksimal. Kajian ini bertujuan menguraikan pokok-pokok doktrin gereja dalam teologi sistematika, yang meliputi pengertian dan dasar alkitabiah, hakikat dan sifat, fungsi, kepemimpinan, serta tata gereja, berikut penerapannya dalam kehidupan orang percaya masa kini. Metode yang digunakan ialah kualitatif deskriptif dengan studi kepustakaan terhadap Alkitab dan literatur teologi sistematika, dianalisis melalui reduksi data, pengelompokan tema, dan penarikan simpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa gereja merupakan umat yang dipanggil dan didirikan Kristus, dengan Kristus sebagai kepala dan orang percaya sebagai anggota tubuh yang saling melengkapi. Gereja bersifat kudus, am, dan esa, serta mengemban empat fungsi, yakni koinonia, marturia, diakonia, dan didaskalia. Kepemimpinan gereja berpola pelayanan, sedangkan baptisan dan perjamuan kudus berfungsi sebagai tanda dan peringatan iman. Pada konteks masa kini, doktrin ini menuntut keterlibatan aktif dalam persekutuan, pemeliharaan kesatuan, pelayanan yang tulus, pemanfaatan teknologi secara bijaksana, dan kepedulian sosial. Simpulannya, pemahaman ekklesiologi yang tepat mendorong jemaat beralih dari keanggotaan administratif menuju keterlibatan yang bertanggung jawab.
References
Alkitab. (2023). Alkitab Terjemahan Baru Edisi 2. Lembaga Alkitab Indonesia.
Barth, K. (2009). Dogmatika Gereja: Sketsa. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Berkhof, L. (2017). Teologi Sistematika: Doktrin Gereja (Terjemahan; Y. Thianto, ed.). Surabaya: Momentum.
Borrong, R. P. (2019). Kepemimpinan dalam gereja sebagai pelayanan. Voice of Wesley: Jurnal Ilmiah Musik Dan Agama, 2(2).
Debataraja, M. R. (2025). Teologi Kristen di era disrupsi: Menjawab tantangan iman di tengah perubahan global. Ebed Ministry Indonesia.
Dien, N. (2020). Gereja persekutuan umat Allah. Media: Jurnal Filsafat Dan Teologi, 1(1), 49–64.
Erickson, M. J. (2019). Teologi Kristen. Malang: Literatur SAAT.
Mawikere, M. C. S. (2022). Studi Sistematik Mengenai Misi dan Teologi Misi Alkitabiah dan Holistik serta Koherensinya dengan Pelayanan Gereja: Systematic Study of Biblical and Holistic Mission and Mission Theology and Their Coherence with Church Ministry. Tepian: Jurnal Misiologi Dan Komunikasi Kristen, 2(1), 45–76.
Sihite, E. A., Ginting, R. O., & Panjaitan, S. (2026). Eklesiologi dan Panggilan Gereja di Tengah Perkembangan Zaman. Sabar: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Dan Katolik, 3(1), 46–54.
Simanjuntak, F. (2026). Kepemimpinan Gereja Perjanjian Baru. Ferry Simanjuntak.
Tesalonika, M., Nelyani, I., Onmilka, K., & Sarmauli, S. (2024). Doktrin Gereja: Eklesiologi. Jurnal Magistra, 2(3), 188–197.
Thiessen, H. C., & Doerksen, V. D. (2006). Teologi Sistematika. Malang: Gandum Mas.










