Analisis Penggunaan Alat Berat Exavator Pada Pembuatan Jembatan Sementara Di Proyek Rehabilitasi Jembatan Pelugai Di Kecamatan Nasal Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu
Keywords:
Analisis Penggunaan Alat Berat Exavator Pada Pembuatan Jembatan Sementara Di Proyek Rehabilitasi Jembatan Pelugai Di Kecamatan Nasal Kabupaten Kaur Provinsi BengkuluAbstract
Penggunaan alat berat, khususnya excavator, memiliki peranan yang sangat krusial dalam efisiensi dan efektivitas pelaksanaan proyek konstruksi, termasuk pada tahapan pembuatan jembatan sementara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja, produktivitas, serta hambatan penggunaan alat berat excavator pada pekerjaan pembuatan jembatan sementara dalam Proyek Rehabilitasi Jembatan Pelugai di Kecamatan Nasal, Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu. Metode penulisan dilakukan melalui pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif berdasarkan data primer yang diperoleh dari pengamatan lapangan, wawancara dengan pihak pelaksana proyek, serta data sekunder berupa spesifikasi alat dan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Analisis difokuskan pada perhitungan kapasitas produksi alat, waktu siklus (cycle time), faktor efisiensi kerja, serta kesesuaian jenis excavator terhadap kondisi medan di lokasi proyek. Hasil analisis menunjukkan bahwa utilitas excavator pada proyek ini sangat menentukan kelancaran pekerjaan pendahuluan, seperti penggalian abutment, penataan tanah, dan penanganan material jembatan sementara. Kendala utama yang dihadapi di lapangan umumnya berkaitan dengan kondisi cuaca serta aksesibilitas lokasi yang memengaruhi faktor efisiensi kerja alat. Dengan mengetahui tingkat produktivitas dan kendala tersebut, diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi guna optimalisasi penggunaan alat berat pada proyek-proyek sejenis di masa mendatang.
References
Asiyanto. (2008). Metode Konstruksi Alat Berat. Jakarta: Pradnya Paramita.
Depdiknas. (2008). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Direktorat Jenderal Bina Marga. (2017). Spesifikasi Umum Pekerjaan Konstruksi Jalan dan Jembatan. Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Istimawan, D. (1994). Konstruksi Jembatan. Yogyakarta: Kanisius.
Nunnally, S. W. (2011). Construction Methods and Management (8th ed.). Upper Saddle River, NJ: Prentice Hall.
Rochmanhadi. (1992). Alat-Alat Berat dan Penggunaannya. Jakarta: Departemen Pekerjaan Umum, Badan Penerbit Pekerjaan Umum.
Rosaler, R. C. (2000). Standard Handbook of Plant Engineering. New York: McGraw-Hill.
Santoso, H. (2015). Manajemen Alat Berat untuk Proyek Konstruksi. Yogyakarta: Andi Offset.
Widiasanti, I., & Lenggogeni. (2013). Manajemen Konstruksi. Bandung: Remaja Rosdakarya.










