Doktrin Manusia dan Dosa: Kajian Teologis atas Natur Manusia, Hakikat Dosa, dan Implikasinya bagi Kehidupan Kristen

Authors

  • Lapri Institut Agama Kristen Negeri Palangka Raya image/svg+xml
  • Gracesia Debora
  • Densiani Ningsih Putri
  • Marselin
  • Sarmauli

Keywords:

Doktrin manusia, dosa, imago dei, natur manusia, teologi sistematika

Abstract

Di tengah masyarakat modern yang cenderung menyederhanakan dosa menjadi pelanggaran norma sosial, pemahaman Kristen tentang siapa manusia dan apa itu dosa perlu ditegaskan kembali agar kebutuhan akan penebusan tidak terabaikan. Artikel ini bertujuan menguraikan hakikat manusia menurut Alkitab, perbedaan pandangan tentang susunan natur manusia, pengertian dan ragam dosa, akibat dosa, serta penerapannya dalam kehidupan umat. Kajian dilakukan melalui studi kepustakaan teologis terhadap artikel jurnal dan buku teologi sistematika, lalu dianalisis secara deskriptif-analitis. Hasil kajian menunjukkan bahwa manusia adalah gambar Allah (imago Dei) yang ditandai oleh kemampuan bernalar, berkehendak, menimbang secara moral, dan berelasi, serta diciptakan untuk memuliakan Allah, bersekutu dengan sesama, dan mengelola ciptaan. Pandangan dikotomi, trikotomi, dan monokotomi berbeda dalam merinci unsur manusia, tetapi sepakat bahwa manusia merupakan satu kesatuan pribadi. Dosa dipahami sebagai pemberontakan terhadap Allah yang hadir sebagai dosa warisan, dosa perbuatan, dosa terhadap Roh Kudus, dan dosa struktural, dengan akibat yang merusak relasi manusia dengan Allah, sesama, dan alam. Simpulannya, doktrin ini meneguhkan kebutuhan manusia akan anugerah Kristus dan mengarahkan umat pada pertobatan, kerendahan hati, pengampunan, serta tanggung jawab sosial dan ekologis.

References

Berkhof, L. (1941). Systematic theology. Eerdmans.

Dini, N. D., Nadiya, R. A., & Sarmauli. (2024). Doktrin manusia dan dosa. Journal of Resources and Reserves, 2(1), 1–12.

Grudem, W. (1994). Systematic theology: An introduction to biblical doctrine. Zondervan.

Halawa, R. V., & Wijaya, H. (2023). Konsep jiwa dan tubuh manusia menurut St. Maximos the Confessor: Kebajikan jiwa dan tubuh manusia menuju pengilahian. LOGON ZOES: Jurnal Teologi, Sosial dan Budaya, 6, 1–14.

Lumanauw, A. S., Putri, H. C., & Sarmauli. (2024). Doktrin manusia dan dosa. LUMEN: Jurnal, 3(2), 1–10.

Pada, E. (2021). Tinjauan teologis Kejadian 2:7 mengenai natur manusia sebagai pola penanganan dan pemulihan penderita gangguan kejiwaan skizofrenia (studi kasus di Rumah Pemulihan dan Pembinaan Bethesda Baru–Gadog Bogor). Jurnal Teologi Rahmat, 7(2).

Purdaryanto, S., & Daeli, R. (2025). Dosa sebagai wujud ketidaktaatan terhadap firman Allah serta implikasinya bagi kekristenan di era modern. SESAWI: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen, 7(1), 42–54.

Purwantara, I. R. (2024). Kristologi dalam Kitab Ibrani. Penerbit Andi.

Ruhulessin, C. T. F. (2025). Teologi pembebasan: Praksis berteologi dalam konteks penderitaan. PT Revormasi Jangkar Philosophia.

Runtung, S. (2021). Hakikat teologi penciptaan manusia dan implikasinya. Jurnal Ilmiah Mara Christy, 11(1).

Sine, H. (2024). Kebenaran-kebenaran yang memberi inspirasi, pencerahan, dan nilai kehidupan. Penerbit Andi.

Verra, R. L., Tita, & Sarmauli. (2025). Doktrin manusia dan dosa. JSSR: Jurnal Sosial dan Sains Religi, 3(5), 1192–1196.

Downloads

Published

2026-08-01