Analisis Dan Evaluasi Kinerja Simpang Tiga Lengan Tak Bersinyal Studi Kasus : Jl. R. Soepeno - karangnangka, Kabupaten Banyumas
Keywords:
Kapasitas, Simpang tak bersinyal,Tundaan, Derajat Kejenuhan, PKJI 2023Abstract
Simpang Karangnangka merupakan simpang tiga tak bersinyal yang menghubungkan ruas jalan utama Purwokerto–Baturraden dengan jalan menuju Desa Karangnangka, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas. Simpang ini melayani arus lalu lintas campuran yang cukup padat pada jam sibuk karena berada di jalur menuju kawasan wisata dan permukiman, sehingga berpotensi mengalami penurunan kinerja apabila volume kendaraan terus meningkat tanpa diimbangi pengendalian yang memadai.(A KECAMATAN KEDUNGBANTENG DALAM ANGKA 2025, n.d.) Penelitian ini bertujuan menganalisis kapasitas dan kinerja Simpang Karangnangka menggunakan metode Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023. Data dikumpulkan melalui survei geometrik simpang dan pencacahan volume lalu lintas pada jam puncak, kemudian dianalisis untuk memperoleh nilai kapasitas (C), derajat kejenuhan (DJ), tundaan (T), dan peluang antrian (PA). Hasil analisis menunjukan volume puncak kepadatan arus lalu lintas terjadi pada Selasa 7 Juli 2026 pukul 16.00-17.00 WIB dengan volume arus lalu lintas (V) = 1461 kend/jam, dengan kapasitas simpang (C) = 2003,7817 kend/jam, derajat kejenuhan (DJ) = 0,56, tundaan = 10,82 detik/kend, dan peluang antrian (PA) batas atas = 28,72%, batas bawah = 13,27%, dan tingkat pelayanan = B, ditentukan oleh nilai tundaan.(PM_96_Tahun_2015, n.d.) Kondisi ini menunjukan simpang masih cukup baik namun mulai menunjukan gejala keterbatasan kapasitas pada jam sibuk. Alternatif yang direkomendasikan meliputi pelebaran lengan simpang mayor, Pengendalian hambatan samping, dan penerapan rambu prioritas untuk menjaga kinerja simpang dalam jangka menengah.
References
A KECAMATAN KEDUNGBANTENG DALAM ANGKA 2025. (n.d.).
Adha, S. A., Wibisono, R. E., Sabrina, M. A., & Putri, O. E. (2023). Evaluasi Kinerja Lalu Lintas Simpang Tak Bersinyal Jalan Pulo Wonokromo Kota Surabaya Menggunakan Metode Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia 2023. Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi, 1(3), 383–391. https://doi.org/10.26740/mitrans.v1n3.p383-391
Dali, E. M., Hadu, A. L., & Sudrajat, A. (2024). ANALISIS SIMPANG TIDAK BERSINYAL MENGGUNAKAN METODE PEDOMAN KINERJA JALAN INDONESIA (PKJI) 2023 (Studi Kasus: Simpang Empat Jalan Kayuhan- Jalan Kayuhan Sudimoro - Jalan Sedayu ”“ Jalan Gesikan, Bantul, Yogyakarta). Bangun Rekaprima, 10(2), 216–225. https://doi.org/10.32497/bangunrekaprima.v10i2.6071
Direktorat Jenderal Bina Marga, S., Direktur di Direktorat Jenderal Bina Marga, P., Kepala Balai Besar, P., Pelaksanaan Jalan Nasional di Direktorat Jenderal Bina Marga, B., & Kepala Satuan Kerja di Direktorat Jenderal Bina Marga, P. (n.d.). D I R E K T O R A T J E N D E R A L B I N A M A R G A (Number 021).
Pangestu, R. K. F., Herianto, D., & Putra, S. (2025a). Analisis Kinerja Simpang Tak Bersinyal Menggunakan PTV VISSIM (Studi Kasus Simpang Jalan Pulau Sebesi - Jalan H.I. Madang-Jalan Prof.D.R.Hamka). Jurnal Teknik Sipil, 14(1), 99–110.
Pangestu, R. K. F., Herianto, D., & Putra, S. (2025b). ANALISIS KINERJA SIMPANG TAKBERSINYAL MENGGUNAKAN APLIKASI PTV VISSIM (STUDI KASUS SIMPANG JALAN PULAU SEBESI-JALAN H. I. MADANG-JALAN PROF. D. R. HAMKA). In Jurnal Teknik Sipil (Vol. 14, Number 1).
PM_96_Tahun_2015. (n.d.).
Syaifullah, M., Kadir, Y., & Desei, F. L. (2024). Kinerja Simpang Empat Tak Bersinyal Menggunakan Metode PKJI 2023 dan Software VISSIM. Konstruksia, 15(2), 147. https://doi.org/10.24853/jk.15.2.147-163










